Workshop IBI

Kuala Pembuang – Workshop Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Seruyan dengan Tema Pengelolaan Kelas Ibu untuk Meningkatkan Pemanfaatan Buku KIA dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kuala Pembuang pada Senin (08/01/2018). Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam rangka untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak adalah dengan memaksimalkan pemanfaatan buku kesehatan ibu dan anak (KIA).

Bidan mempunyai tugas mulia dalam melayani masyarakat, khususnya kaum perempuan (ibu). Karena ibu yang kondisinya sehat, akan menjadikan anaknya juga sehat dan kuat, terutama saat menjalani persalinan. Strategi untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan KIA salah satunya adalah dengan melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan terhadap ibu dan keluarga. Buku KIA merupakan alat pencatatan kesehatan, sumer informasi edukasi yang komprehensif tentang KIA dan sarana komunikasi antara tenaga kesehatan dan keluarga.

Buku KIA sebagai buku wajib yang harus dimiliki oleh setiap ibu yang baru hamil sampai dengan anak tumbuh menjadi balita. Manfaat dari buku KIA sendiri sangat besar yakni untuk mengetahui kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, KB, bayi lahir, bayi dan balita. Untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita. Untuk mengetahui status imunisasi ibu hamil dan bayi. Untuk mengetahui riwayat penyakit bayi dan balita. Untuk syarat pengajuan akte kelahiran ke capil, dan beasiswa, syarat masuk sekolah (TK, SD, Pertukaran Pelajar ke luar negeri). Untuk alat komunikasi dan rujukan.

Masih ada ibu hamil yang tidak memiliki buku KIA. Karena ketidak tahuan mereka tentang buku tersebut. Hal ini jangan sampai terjadi. Apabila anak tidak memiliki buku KIA, maka dia juga tidak dapat menuntut hak nya. Untuk mendapatkan imunisasi yang lengkap. Seperti yang sudah tertulis dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 42 tahun 2013, tentang penyelenggaraan imunisasi. Bahwa setiap anak berhak mendapatkan imunisasi. Tidak hanya harus dipenuhi oleh orang tuanya saja. Bahkan petugas medis, juga berkewajiban memberikan imunisasi dasar lengkap kepada anak. (nrl /aan)