Upaya Peningkatan Disiplin Kerja ASN Seruyan

KUALA PEMBUANG – Mengawali aktivitas pagi ini, Senin (26/2). Pjs. Bupati Seruyan Ir. Leonard S. Ampung, M.M, M.T mengunjungi setiap bagian yang ada dilingkungan Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Kegiatan ini akan dilakukan rutin dan sekaligus menyapa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). “Meningkatkan disiplin kerja, menjaga kebersihan dan tetap bersemangat dalam menjalankan tugas dan penuh taggung jawab”, ucap Leonard. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang baik oleh pemerintah diperlukan aparat pemerintah yang memiliki mobilitas tinggi untuk bekerja dengan penuh kesadaran sebagai pelayan masyarakat, salah satu abdi dimasyarakat adalah ASN. Sebagai aparatur Negara, disiplin ASN berada pada posisi yang sangat sentral dan strategis dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan secara optimal. Kelancaran penyelenggaraan tugas – tugas pembangunan selain tergantung pada partisipasi masyarakat, tergantung pula pada disiplin ASN. Oleh karena itu, sikap disiplin ASN selaku abdi negara dan abdi masyarakat perlu diarahkan dan diberdayakan sengan baik, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan lancar, efektif dan efisien. Hal ini dimaksudkan supaya pegawai dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya senantiasa patuh dan taat terhadap peraturan dan ketentuan dalam hal ini disiplin kerja pegawai yang berlaku dan melalui kepatuhan/ ketaatan tersebut pegawai diharapkan dapat memberikan pelayanan serta hasil kerja yang baik. Salah satu bentuk upaya nyata ASN untuk meningkatkan kedisiplinan tersebut dapat dilihat melalui Gerakan Disiplin Nasional (GDN) yang bertujuan untuk menciptakan budaya tertib, budaya kerja dan budaya bersih sebagai bentuk disiplin dan demi tercapainya kualitas pelayanan yang baik khususnya kepada masyarakat.

Disiplin dapat dipacu secara terpadu, serentak dan komprehensif untuk mendukung upaya peningkatan pemahaman, penghayatan dan pengamanan segenap penyelenggaraan negara yang bersendikan kepada aturan dan norma – norma yang belaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Usaha untuk meningkatkan disiplin ASN bukanlah tugas yang mudah diwujudkan walaupun telah tersedia perangkat aturan yang sistematis dan jelas. Namun perlu disadari bahwa meskipun peraturan yang telah lengkap dan baik tidak akan berjalan dengan optimal jika ASN sebagai pelakunya tidak bersikap baik. Hal ini dapat dilihat seperti adanya perilaku ASN sering absen, seringnya berkeliaran diluar kantor pada jam kerja, bahkan tidak jarang ada yang terlibat dalam tindakan kriminal hingga penyalahgunaan narkotika. Tindakan demikian menunjukan rendahnya tingkat disiplin kerja pegawai yang dapat dilihat juga rendahnya kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Rebdahnya tingkat disiplin kerja pegawai sering kali dikeluhkan oleh berbagai pihak karena menyebabkan rendahnya kualitas pelayanan yang mereka dapatkan. Kedisiplinan berhubungan                dengan kemampuan pegawai menyelesaikan pekerjaan secara teratur. Keteraturan tersebut dapat dilihat prilaku setiap harinya. Bekerja dengan sungguh – sungguh karena sadar dengan tugasnya merupakan amanah yang akan dipertanggungjawabkan didunia dan diakhirat. Ini berarti kedisiplinan berkenaan dengan ketaatan seseorang yang secara sadar melaksanakan segala sesuatu yang telah ditetapkan dan adanya motivasi pada pegawai sendiri.

Disiplin mempunyai tiga aspek, yaitu :

  1. Sikap mental (mental attitude), yang merupakan sikap taat dan tertib sebagai hasil atau pengembangan dari latihan, pengendalian pikiran dan pengendalian watak.
  2. Pemahaman yang baik mengenai sistem aturan perilaku, norma, kriteria, dan standar yang sedemikian rupa sehingga pemahaman tersebut menumbuhkan pengertian yang mendalam atau kesadaran bahwa ketaatan atau aturan, norma, kriteria dan standar tadi merupakan syarat mutlak untuk mencapai keberhasilan (sukses).
  3. Sikap kelakuan yang                  secara wajar menunjukkan kesungguhan hati untuk mentaati segala hal secara cermat dan tertib.

 (prokom/my/foto:prokom)