PILKADA SERENTAK 2018

KUALA PEMBUANG – Ada dua hajatan politik dan demokrasi besar yang akan dihadapi masyarakat Indonesia yaitu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 yang akan dilaksanakan di 171 daerah dengan hari H pemilihan sudah ditentukan yaitu 27 Juni 2018. Selanjutnya rakya Indonesia juga akan mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan diselenggrakan bersamaan dengan pemilihan legeslatif. Pilkada adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan berdasarkan prinsip demokrasi sesuai dengan Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945. Pilkada merupakan tanggungjawab seluruh komponen Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerahsehingga masyarakat dapatmenggunakan hak pilih serta mendapatkan infokomprehensif atas tahapan,  komprehensif atas tahapan, profil/figur serta kapasitas pasangan calon (paslon).

Tolak ukur sukses Pilkada adalah terjaganya aspek stabilitas Nasional, meningkatnya partisipasi pemilih serta memperkkuat proses persiapan untuk memperoleh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang berintegritas. Pilkada Serentak akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang. Kabupaten Seruyan akan menjadi bagian dari pesta demokrasi itu dalam rangka memilih Bupati dan Wakil Bupati Seruyan yang Baru.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seruyan mulai gencar mensosialisasikan proses Pilkada kepada masyarakat agar mereka bisa turut terlibat aktif dalam proses demokrasi itu. KPU ingin masyarakat turut siap menghadapi Pilkada untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Seruyan. KPU Seruyan memastikan pihaknya telah mempersiapkan dengan baik untuk menghadapi Pilkada 2018. Dalam masalah teknis penyelengaraan Pemilu, KPU sudah mempersiapkan dengan lengkap. Personel yang akan bekerja untuk menyelenggarakan Pemilu juga sudah disiapkan. Pilkada serentak 2018 banyak pihak yang terlibat langsung mulai dari tingkat kecamatan sampai ke tingkat desa dan kelurahan. KPU menyadari dalam mewujudkan Pemilu yang  Damai, aman, transparan dan berintegritas tidak bisa dilakukan sendirian. Satu yang harus dikerjakan untuk mencapai hal tersebut perlu dibangun berbagai macam sistem untuk memudahkan dalam penyelenggaraan Pemilu, tetapi juga bagi peserta untuk mengikuti setiap proses Pemilu dan mengetahui atau mendapat informasi setiap detail dari proses pelaksanaan Pemilu.