Pengembangan produksi perikanan Kabupaten Seruyan yang terdiri dari Hasil Perikanan Umum sebesar 8.194,20 ton/th dan hasil dari penangkapan Perikanan Laut adalah sebesar 7.601,10 ton/th pada Tahun 2012.

Pada sektor Perikanan Perikanan Kabupaten Seruyan yang berasaal dari perikanan laut dan perairan umum (darat) pada dasarnya cukup potensial untuk dikembangkan. Tahun 2008 produksi perikanan Kabupaten Seruyan berjumlah 14.423,66 ton yang terdiri atas produksi perikanan umum sebesar 9001,83 ton dan produksi perikanan laut sebesar 5.421,83 ton. Tahun 2009 produksi perikanan Kabupaten seruyan meningkat menjadi 15.273,10 ton yang terdiri atas produksi perikanan umum sebesar 9.343,90 ton dan produksi perikanan laut sebesar 5.949,55 ton. Pada tahun 2010 produksi perikanan meningkat menjadi 15.332,00 ton yang terdiri atas produksi perikanan umum sebesar 9.357,30 ton dan produksi perikanan laut sebesar 5.947,70 ton. Selanjutnya, tahun 2011 produksi perikanan Kabupaten Seruyan mengalami peningkatan menjadi 15.795,30 ton yang terdiri atas produksi perikanan umum sebesar 8.194,20 ton dan produksi perikanan laut sebesar 7.601,10 ton. Berikut ini Data Produksi Perikanan menurut Kecamatan di Kabupaten Seruyan Tahun 2011, yaitu:

Produksi Perikanan Menurut Kecamatan di kabupaten Seruyan Tahun 2011

Selain produksi ikan basah, Kabupaten Seruyan juga terkenal dengan penghasil ikan awetan dan sejenisnya. Berikut ini data jumlah Produksi ikan Awetan dari Tahun 2008 sampai dengan Tahun 2010 yang tersebar di Kecamatan di Kabupaten Seruyan terdiri dari:

Produksi Ikan Awetan di Kabupaten Seruyan Tahun 2008-2010

Berikut ini Data produksi Ikan awetan dan sejenisnya untuk Tahun 2011 dimana secara umum juga mengalami kenaikan produksi.

Produksi Ikan Awetan dan Jenisnya pada Kabupaten Seruyan Tahun 2011 (ton)

Dari data tersebut diatas, hasil perikanan yang paling mendominasi adalah tangkapan perikanan laut. Kegiatan perikanan dan kelautan di Kabupaten Seruyan merupakan kegiatan yang sangat potensial sebab komuditi ekspor. Hasil produksi perikanan laut hanya dihasilkan oleh Kecamatan Seruyan Hilir dan Kecamatan Seruyan Hilir Timur mengingat hanya di wilayah ini yang berada di tepi laut, sedangkan perikanan umum sebagian besar dihasilkan oleh Kecamatan Danau Sembuluh dan Hanau.

Fasilitas Penduduk yang dimiliki saat ini di sektor perikanan meliputi:

  1. Rumah Pembenihan 1 Unit
  2. Kapal penangkap ikan 2.809 unit
  3. Tempat Pelelangan Ikan I unit
  4. Pabrik Es 3 Unit.

A. Produksi Perikanan

Indikator ini digunakan untuk melihat berapa persen jumlah produksi ikan per tahun terhadap target daerah. Indikator ini dihitung dengan menghitung jumlah produksi ikan dibagi denga target daerah dikali 100%.

Tahun 2008 indikator ini tercatat sebesar 87,53%, tahun 2009 tercatat 80,94%, tahun 2010 naik menjadi 99,68% dan tahun 2012 produksi perikanan melampaui target yaitu tercatat sebesar 110%. Produksi perikanan di Kabupaten Seruyan memiliki trend yang positif naik, artinya bahwa produksi perikanan di Kabupaten Seruyan selalu naik setiap tahunnya. Berikut adalah gambar perkembangan produksi perikanan Kabupaten Seruyan dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2012 pada Kabupaten Seruyan.

Produksi Perikanan Tahun 2008 – 2012 (%)

13

B. Konsumsi Ikan

Indikator ini digunakan untuk melihat berapa persen jumlah ikan yang dikonsumsi terhadap target daerah setiap tahunnya. Indikator ini dihitung dengan menghitung jumlah konsumsi ikan dibagi dengan target daerh dikali dengan 100%. Tahun 2009 indikator ini tercatat sebesar 53,44%, tahun 2011 tercatat sebesar 54,5% dan tahun 2012 tercatat sebesar 67,68%. Indikator ini cenderung stabil, artinya bahwa tingkat konsumsi ikan warga Kabupaten Seruyan masih tetap tinggi, hal ini seiring dengan jumlah produksi perikanan yang cenderung stabil bahkan meningkat. Berikut adalah tabel perkembangan konsumsi ikan dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2012 di Kabupaten Seruyan.

Konsumsi Ikan

C. Cakupan Bina Kelompok Nelayan

Cakupan bina kelompok nelayan digunakan utnuk melihat berapa persen jumlah kelompok nelayan yang mendapatkan bantuan Pemda terhadap jumlah kelompok nelayan setiap tahunnya. Indikator ini dihitung dengan menghitung jumlah kelompok nelayan yang mendapatkan bantuan Pemda dibagi dengan jumlah kelompok nelayan setiap tahun dikali 100%.

Cakupan Bina Kelompok Nelayan

D. Produksi Perikanan Kelompok Nelayan

Indikator ini digunakan untuk melihat berapa persen jumlah produksi ikan yang berasal dari hasil kelompok nelayan terhadap jumlah produksi ikan di Kabupaten Seruyan per tahun.

Indikator ini dihitung dengan menghitung jumlah produksi ikan yang berasal dari hasil kelompok nelayan dibagi denga jumlah produksi ikan di Kabupaten Seruyan. Tahun 2008 indikator ini tercatat sebesar 37,59%, tahun 2010 tercatat sebesar 38,97% dan tahun 2012 tercatat naik menjadi 47,82%. Indikator ini menunjukkan trend yang positif naik setiap tahunnya, artinya bahwa setiap tahun semakin besar jumlah produksi ikan yang berasal dari kontribusi hasi keolmpok nelayan.

Produksi Perikanan Kelompok Nelayan Tahun 2008 s/d 2011